Selasa, 30 September 2014

MENCIPTAKAN KEDAMAIAN DI WILAYAH PERBATASAN KABUPAYEN BELU DENGAN MENGGANDENG ORANG MUDA LINTAS IMAN.



RRI Atambua : Menciptakan kedamaian di wilayah perbatasan sangatlah penting, dengan menggandeng orang muda lintas iman  yang ada di kabupaten Belu, baik katolik, protestan, muslim dan hindu yang tergabung dalam KOMPAS perbatasan,  dengan keterlibatan aktif semua tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan dan tokoh adat, dapat saling bahu membahu untuk berbicara dan membangun perdamaian yang diikuti dengan aksi nyata yamg perlu direalisasikan.

Demikian disampaikan Wendelinus Intan koordinator CIS Timor kepada RRI.saat ini komonitas orang muda bersama pihak CIS, telah menyamakan presepsi tentang bagaimana membangun kedamaian kedepan, yang akan dilanjutkan dengan aksi nyata dengan melakukan kunjungan ke tokoh-tokoh di Kabupaten Belu.juga dapat saling lebih mengetahui dan memahami idelogi masing-masing orang, sehingga kedamaian dapat terjadi di Rai Belu, yang telah diwujudkan dari berbagai aksi secara bersama melalui kegiatan lintas agama.

Diharapkan lewat berbagai kegiatan yang dilakukan, melalui evaluasi dapat berarti dan memiliki makna dari perjalan untuk menciptakan kedamaian di Rai Belu, serta mengajak semua komponen dapat bersama-sama mendukung generasi muda.(Jhonex/Tinus)